Pemprov Kaltim Salurkan Insentif Guru, Marbot, dan Penjaga Rumah Ibadah Non – Muslim di PPU

by -315 Views

DetikNeswNusantara.com — PENAJAM- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyalurkan insentif dalam program Jasa Pengabdian Lokal (Jaspol) kepada guru, marbot masjid, serta penjaga rumah ibadah non – Muslim di PPU, Kamis, (18/9/2025), dalam acara yang dihadiri oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, Wakil Gubernur Kaltim, Ir. H. Seno Aji, M.Si, beserta istri Hj. Wahyu Hernaningsih Seno, serta jajaran DPRD Provinsi dan Kabupaten. Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis di SMPN 21 NEGRI PPU sebagai bagian dari kunjungan kerja pemerintah provinsi.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam merealisasikan janji politik untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, marbot, serta penjaga rumah ibadah non – Muslim di seluruh wilayah Kaltim,” ujar Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dalam sambutannya.

Menurutnya, tahun ini terdapat 1.477 guru dan ustadz-  ustadzah di PPU yang menerima insentif dengan total anggaran hampir Rp2 miliar, yang langsung ditransfer ke rekening penerima.

“Alhamdulillah, kami sudah memastikan langsung bahwa dana insentif sebesar Rp470 ribu per bulan setelah dipotong pajak sudah masuk ke rekening para penerima selama tiga bulan terakhir,” jelasnya.

Program Jaspol ini juga menyasar penjaga rumah ibadah non – Muslim sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keberagaman dan kerukunan umat beragama di Kaltim.

Selain penyaluran Jaspol, Pemprov Kaltim juga menyerahkan bantuan logistik Penanggulangan Bencana (PB) Tahun Anggaran 2025 kepada Pemerintah Kabupaten PPU, berupa, Mini Crawler Excavator HTX 4.2 sebanyak 2 unit, Kapal Evakuasi Cepat sebanyak 1 unit, Perahu Polyethylene sebanyak 3 unit, dan Mesin Tempel Perahu sebanyak 3 unit.

Bupati PPU Mudyat Noor, juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini. “Kami sangat menghargai perhatian dan dukungan dari pemerintah provinsi. Kehadiran Bapak Wakil Gubernur di PPU memberi semangat baru untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang mengabdi di bidang pendidikan dan keagamaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Seno Aji juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan  dalam membangun PPU, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) termasuk dalam ketahanan pangan melalui panen raya dan penanaman jagung yang telah dilakukan bersama di wilayah tersebut.

“Guru adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi emas. Insentif ini mungkin belum sebanding dengan jasa mereka, tetapi ini bentuk penghargaan dan bukti bahwa pajak masyarakat kembali dalam bentuk manfaat nyata,” tegas Seno Aji di akhir sambutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *